Pengertian serupa dengan istilah berbeda dijumpai di berbagai negara Eropa, seperti: jugendstil (Jerman), modernisme (Spanyol), modern (Rusia), secession (Austria dan Hongaria), serta liberty stile (Italia).
Istilah art nouveau sendiri muncul pertama kali sekitar tahun 1880-an di L’Art Moderne, sebuah jurnal terbitan Belgia, untuk menggambarkan hasil karya Les Vingt, sebuah komunitas pelukis dan pematung yang berupaya untuk melakukan reformasi melalui seni.
Gerakan art nouveau mulai dikenal di Paris, saat budaya café menjadi gaya hidup dominan. Kala itu, sebagian besar orang menghabiskan waktu untuk bersantai di luar rumah, nongkrong di teras-teras café, menonton pertunjukan tari, pergi ke teater dan menikmati berbagai kemegahan gaya hidup perkotaan modern.
Sumber: Kabare Magazine edisi September 2013 (Teks: Agus Yuniarso) - Artikel lengkap.
