468x60bannerad

Tuesday, April 15, 2014

Treasure of Troso by Mustika Dewi



Keragaman tenun sebagai kekayaan wastra nusantara tak henti-hentinya digali dan dikembangkan serta diolah dalam berbagai bentuk yang lebih modern dengan tidak meninggalkan esensi keanggunan dan keindahan dari unsur-unsur aslinya yang merupakan revolusi tradisi (Trend Fashion 2014 - Tradition Revolution). Berangkat dari hal tersebut, sang designer menampilkan karyanya yang berbahan utama Tenun Trosso dan Tenun Ikat, ditengah keunikan Indiecology Cafe.

Sambi Resort, Spa & Resto “Ketika Pejalan Wisata Merindukan Ketenangan”



Bagi pejalan wisata, Yogyakarta bisa dipastikan takkan luput dari pijakan langkahnya. Kota itu memang ngangeni, selalu punya daya tarik untuk dikunjungi. Selain memiliki suasana kota, seni budaya, ragam kuliner, serta sejumlah objek wisata yang mengagumkan, Yogyakarta juga punya beragam akomodasi komersial menarik yang dapat dijadikan sebagai hunian mereka sementara.

Hotel dan juga resort memang bertebaran di kota itu. Masing-masing menawarkan ciri khas dan kenyamanan suasana. Baik yang terletak di tengah kota atau di lokasi-lokasi tertentu yang jauh dari keramaian, akomodasi komersial di kota itu selalu punya “magnet” agar para pejalan wisata tertarik untuk singgah.

Salah satu hunian sementara yang cukup bermagnet adalah Sambi Resort, Spa and Resto.

Legenda dan Teknologi Bersanding di The Lamborghini Museum



Kota Bologna tak hanya dikenal dengan kelezatan masakan Italia dengan saus khasnya, ragù alla bolognese. Kota terkaya di Italia pada tahun 2011 ini juga menjadi salah satu pusat seni budaya sekaligus pusat kegiatan perdagangan penting di kawasan Eropa. Dan di kota ini pulalah Automobili Lamborghini, salah satu produsen mobil mewah ternama di dunia, didirikan oleh Ferrucio Lamborghini pada tahun 1963.

Sunday, April 13, 2014

Brique Café & Bar Amarelo Hotel Solo, Sajikan Makanan Tradisional Hingga Naik Kelas



Indonesia memang sudah dikenal sebagai negara penghasil hasil bumi. Maka tak heran jika makanan Nusantara pun kaya akan rempahnya yang khas. Makanan tradisional khas Nusantara kini gaungnya sudah mendunia. Masing-masing orang memiliki cara tersendiri untuk membuat makanan kebanggaan kita semakin naik kelas.

Seperti yang dilakukan oleh Amarelo Hotel Solo. Tempat peristirahatan yang berada di jantung kopta Solo, tepatnya di Jalan Gatot Subroto No. 89 – 103, Singosaren, Solo, Jawa Tengah ini memang sangat bangga dengan beragamnya makanan tradisional Nusantara. Sebagai hotel berbintang empat dengan konsep butik hotel yang selalu menjadi jujugan para turis asing, Amarelo pun berusaha mengangkat makanan-makanan tradisional untuk disajikan di meja makan para tamunya. Di tangan co Chef Andri Kuspriyanto, Amarelo Hotel Solo menyuguhkan berbagai masakan tradisional yang kelezatannya sungguh terasa.

Thursday, April 10, 2014

Cokelat, Tanda Mata Baru Yogyakarta



Yogyakarta dikenal sebagai daerah tujuan wisata yang populer. Hingga kini, industri pariwisata di sana terus saja laju kencang. Menyajikan berbagai destinasi wisata menarik seperti kawasan pantai di sepanjang wilayah Gunung Kidul, Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, wisata belanja di sekitar Jalan Malioboro dan masih banyak lagi, Jogja pun menjadi pusat wisata sejarah, pilihan belanja dan surga kuliner bagi para wisatawan. Berkunjung ke Jogja pun akan hampa rasanya jika tangan tak membawa tanda mata khasnya.

Wednesday, April 9, 2014

Geliat Cokelat di Indonesia

Mulai mengguritanya produsen cokelat di tanah air memang menjadi kabar baik bagi para chocoholic atau para penggemar cokelat. Daerah seperti Garut atau Yogyakarta disebut-sebut sebagai wilayah yang turut dalam hiruk pikuk perkembangan bisnis hilir kakao, yaitu industri makanan cokelat. Dalam dua-tiga tahun terakhir ini, pertumbuhan industri cokelat di dua daerah itu seolah memicu sebuah tren baru percokelatan Indonesia.

Lihat saja, dalam perjalanannya, pertumbuhan bisnis sejenis juga mulai menggeliat di daerah lain. Meniru kesuksesan Garut dan Yogyakarta, industri kecil cokelat di daerah lain seperti Banyumas, Makassar, Palu dan lainnya, juga sudah mulai terlihat. Inilah fakta baru, di mana perkembangan industri hilir seolah menjadi satu peristiwa yang keluar dari pakem tentang cokelat selama ini.

Memang, dalam sejarahnya, budaya konsumsi cokelat belum mengakar luas pada masyarakat Indonesia seperti di negara-negara lain, semisal Swiss, Belgia, Prancis, atau Amerika Serikat, meskipun pada kenyataannya Indonesia negara penghasil kakao terbesar ketiga di dunia. Tingkat konsumsi cokelat di Indonesia sangat rendah di banding Eropa. Indonesia hanya makan cokelat 0.7 ons per orang per tahun. Sedangkan di Eropa tingkat konsumsi cokelat 5 kilogram per orang per tahun.

Tuesday, April 8, 2014

Menelusur Industri Cokelat Yogyakarta



Dengan menundukkan suku Chimimeken dan Maya, pada era 1200 hingga 1500 kepala suku Aztec memperkuat supremasi mereka di Meksiko. Kekaisaran Aztec mengambil alih daerah penghasil kakao terkaya di Mesoamerika, Chiapas modern (Guatemala, Meksiko). Suku Aztec menyebut cokelat sebagai "xocalatl" yang berarti hangat atau cairan pahit. Setelah masa itu, perang cokelat pun dimulai di berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa sampai Amerika.

Monday, April 7, 2014

Abu Dhabi, Bak Negeri Seribu Satu Malam



Setengah abad lampau, Abu Dhabi tak lebih dari sebuah desa nelayan dengan sebuah benteng, bangunan karang, serta pondok-pondok di sekelilingnya. Selebihnya hanyalah lautan pasir khas Timur Tengah yang kosong dan penuh misteri. Namun di awal tahun 1970-an, ketika emirat ini menggabungkan diri bersama enam emirat lainnya membentuk United Arab Emirates, nasib negeri tandus ini pun berubah.

Minyak bumi, harta karun yang tersembunyi di bawah hamparan gurun pasirnya, mengubah pemandangan negeri berikut kesejahteraan rakyatnya. Sejak tahun 1973, United Arab Emirates telah menjelma menjadi salah satu negara modern dengan taraf hidup tertinggi di dunia. Dengan deposit yang diperkirakan akan terus mengalir hingga satu abad ke depan, dapat dipahami jika rakyat Abu Dhabi seolah tinggal “duduk manis” menikmati hidup, sembari menghitung pundi-pundi hartanya yang melimpah ruah.

Kini, selain menjadi salah satu pusat bisnis di kawasan Timur Tengah, wajah Abu Dhabi diwarnai dengan hadirnya hotel-hotel dan pusat belanja mewah berkelas dunia, serta tebaran destinasi wisata modern yang tak pernah terbayangkan setengah abad lampau.

Friday, April 4, 2014

Bebek Tepi Sawah Tak Hanya Manjakan Lidah



Jika Anda berlibur ke Bali, jangan lupa mampirlah ke Ubud. Di sana, kita tak hanya menemukan ketenangan dan kesenian tradisional yang dijaga kelestariannya, namun juga tempat bersantap yang enak dan nyaman. Selain menyuguhkan pemandangan alam dengan gunung dan perbukita serta hamparan sawah yang menghijau, Ubud memiliki satu tempat bersantap yang banyak direkomendasikan para pencinta kuliner yakni Bebek Tepi Sawah. Restoran yang berada di Jalan Raya Goa Gajah, Br. Teges, Peliatan, Ubud, Bali, ini memang tak sekadar menyajikan aneka hidangan lezat namun juga menyajikan pemandangan alam khas Bali yang indah.

Thursday, April 3, 2014

Sedapnya Nasi Sambal Tumpang di Warung Soto Nggoper

Boyolali rupanya tak hanya terkenal sebagai kota penghasil susu sapi saja, namun ternyata menyimpan banyak kuliner menarik yang patut dicoba. Salah satunya, kita bisa mencicipi makanan khas Boyolali yakni Nasi Sambal Tumpang. Memang, selain menyajikan soto, warung ini juga menyediakan urap dan sambal tumpang. Oleh orang Boyolali, sambal tumpang biasa disebut sebagai sambal lethok.

Menu urap dan sambal tumpang di Warung Soto Nggoper ini bahkan lebih diminati dari soto karena citarasanya yang khas. Sekilas, penampilan sambal tumpang yang terbuat dari tempe yang sudah difermentasi mirip dengan bumbu pecel, sebab kuah yang disajikan tidak terlalu kental. Nasi sambal tumpang disajikan dengan dituang di atas berbagai sayuran seperti kecambah, kecipir, daun bayam. Jangan tanya rasanya.. Tentu sedap di lidah.

Tuesday, April 1, 2014

Dompet Pria, Berisi dan Trendi

Bagi pria tampil trendi tak hanya melulu soal jam tangan dan kacamata, namun rupanya dompet pun menjadi bagian penting dalam soal penampilan. Sebagian besar kaum adam mungkin lebih peduli dengan isi dalam dompet dibanding dengan bentuk luarnya. Sehingga tak heran jika dompet menjadi aksesoris yang kurang mendapat perhatian ketika mereka berbelanja. Dompet mungkin menjadi pilihan belanja terakhir bila dibandingkan dengan sepatu, jam tangan bahkan ikat pinggang.
Copyright © Mooi Indie - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.