
Yogyakarta dikenal sebagai daerah tujuan wisata yang populer. Hingga kini, industri pariwisata di sana terus saja laju kencang. Menyajikan berbagai destinasi wisata menarik seperti kawasan pantai di sepanjang wilayah Gunung Kidul, Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, wisata belanja di sekitar Jalan Malioboro dan masih banyak lagi, Jogja pun menjadi pusat wisata sejarah, pilihan belanja dan surga kuliner bagi para wisatawan. Berkunjung ke Jogja pun akan hampa rasanya jika tangan tak membawa tanda mata khasnya.
Jika gudeg dan bakpia menjadi ikon buah tangan yang tak boleh ketinggalan untuk dibeli, kini Jogja memiliki satu lagi tanda mata yang tak boleh dilewatkan. Cokelat khas Jogja memang sedang menjadi tren oleh-oleh bagi para wisatawan. Selain memiliki rasa yang lebih legit, cokelat dari Jogja juga memiliki packaging yang unik. Tak hanya mau berbicara soal rasa, para produsen cokelat di Jogja juga beramai-ramai mengangkat nilai budaya Jawa yang adiluhung tersebut. Tercatat kini ada sekitar 18 produsen coklat yang mewarnai industri ikon oleh-oleh baru di Jogja. Sebut saja Cokelat Monggo, Cokelat nDalem, Soklat’e Jogja, Cokelat Joyo, Cokelat Java, dan masih banyak lagi.
Banyaknya produsen cokelat di Jogja tak terlepas dari ide kreatif dalam menciptakan suatu ikon baru. Tentunya, para produsen cokelat di Jogja juga menyadari bahwa meski Indonesia merupakan produsen kakao terbesar ketiga di dunia, nama Indonesia masih tertinggal dalam soal produk cokelat. Swiss dan Belgia yang selama ini tidak punya lahan kakao, justru selama ini mendominasi dunia sebagai produsen cokelat ternama. Melihat fakta tersebut, banyak orang Jogja mulai terdorong untuk mengangkat kelas cokelat Indonesia. Salah satu pendekatan yang mereka pakai adalah menciptakan cokelat sebagai ikon oleh-oleh khas dengan sentuhan budaya.
Kekhasan cokelat tanda mata dari Jogja ini adalah dari rasa dan kemasannya. Pernah merasakan cokelat rasa cabai? Itulah salah satu varian rasa yang sensasional. Kini cokelat khas Jogja sudah mulai dikenal banyak orang dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Tak hanya legit dalam soal rasa, tapi ada tujuan mulia yang terkandung di dalamnya, yaitu mengangkat budaya.
Bagi para produsen cokelat dari Jogja, bukan tidak mungkin setelah cokelat buatan mereka menjadi ikon oleh-oleh baru, maka suatu saat mereka akan terus bekerja mengembangkan produk buatannya dengan memperkenalkan dan mendistribusikannya ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri.
