468x60bannerad

Tuesday, April 15, 2014

Legenda dan Teknologi Bersanding di The Lamborghini Museum



Kota Bologna tak hanya dikenal dengan kelezatan masakan Italia dengan saus khasnya, ragù alla bolognese. Kota terkaya di Italia pada tahun 2011 ini juga menjadi salah satu pusat seni budaya sekaligus pusat kegiatan perdagangan penting di kawasan Eropa. Dan di kota ini pulalah Automobili Lamborghini, salah satu produsen mobil mewah ternama di dunia, didirikan oleh Ferrucio Lamborghini pada tahun 1963.

Perjalanan sejarah berikut produk-produk legendaris kebanggaan Lamborhini dapat ditelusuri di The Lamborghini Museum, sebuah museum khusus otomotif dibawah pengelolaan Automobili Lamborghini , yang kini menjadi salah satu destinasi wisata penting dan menarik yang tak boleh terlewatkan dalam kunjungan ke kota Bologna.

The Lamborghini Museum terletak di Sant’Agata Bolognese, tepatnya dalam segitiga kecil antara Bologna dan Modena yang sering disebut sebagai Terra dei Motori atau 'lembah motor'. Dibuka tahun 2001 sebagai penanda komitmen Automobili Lamborghini menyambut milenium baru dan menandainya dengan kehadiran generasi baru mobil impian berkelas dunia, museum ini sekaligus menjadi simbol pengakuan Lamborghini atas kesetiaan dan antusiasme para penggemarnya yang turut menjaga kelestarian dan eksistensi Lamborghini sebagai legenda abadi yang terus bersinar.

Lamborghini Murciélago, model rancangan Luc Donckerwolke yang diproduksi antara tahun 2001 hingga 2010, menjadi koleksi unggulan yang terpajang di museum ini, berdampingan dengan jajaran koleksi berharga dari masa lampau. Semuanya tertata apik dalam pajangan yang menghadirkan decak kekaguman dari para penggemar yang datang dari berbagai penjuru dunia.

Lantai pertama The Lamborghini Museum menampilkan sederetan koleksi eksotik yang hampir pasti akan membangkitkan romantisme keanggunan dan kemewahan berkendara di masa lampau.

Selangkah dari gerbang masuk, terpampang model pertama mobil yang dikembangkan oleh Ferrucio Lamborghini di tahun 1964, yakni di 350 GT. Mobil ini tampil berjajar dengan model 400GT, Miura S dengan mesin V12 4.0 liter dan 'bulu mata'-nya yang unik, serta versi akhir Super Veloce. Lamborghini Islero dari tahun 1968-1969 ditempatkan berdampingan dengan Espada, mobil sedan pertama keluaran Lamborghini, serta model Lamborghini Jarama.

Di lantai ini, pengunjung juga dapat mengamati prototipe Lamborghini Countach yang legendaris, mobil pertama yang mampu melampaui batas kecepatan 300 kilometer per jam, serta eksotisme lamborghini LM 002, mobil off-road unik yang awalnya dikembangkan untuk kepentingan militer. Terpajang juga Lamborghini Urraco dan Silhouette, model yang yang telah dilengkapi dengan mesin V8.

Masih di lantai dasar, ditampilkan sederetan replika mini berbagai model keluaran Lamborghini yang terbuat dari bahan kayu dan plastik, sementara pada latar dinding-dindingnya terpampang kronologi sejarah dan perjalanan Lamborghini sedari awal kelahirannya hingga saat ini, berikut foto sejumlah model mobil yang menjadi masterpiece-nya.

Menyusuri jenjang melingkar, pengunjung beranjak menuju lantai atas yang didedikasikan untuk desain, konsep, dan eksotika produk otomotif keluaran Automobili Lamborghini. Tampak diantaranya Miura Concept dalam skala penuh yang diproduksi pada tahun 2006 untuk merayakan 40 tahun kehadiran Muira, serta prototipe Concept S yang sempat ditampilkan di ajang Geneva Motor Show di tahun 2005. Bersebelahan dengan keduanya, terpajang pula beberapa prototipe yang berusia lebih tua, seperti dua proposal rancangan Marcello Gandini dan Zagato yang diajukan sebagai penerus Lamborghini Diablo.

Di lantai ini pengunjung juga dapat menyaksikan sejumlah mobil yang diproduksi dalam versi khusus, seperti model Countach terakhir yang diproduksi untuk memperingati 25 tahun Lamborghini Countach, sejumlah model Diablo, dari prototipe GT2 (1998) hingga yang terbaru Diablo 6.0SE (2001) dengan warna emasnya yang unik, serta Lamborghini Reventón yang hanya diproduksi 20 unit dengan bentuknya yang begitu menawan.

Yang tak kalah menarik adalah penampilan Lamborghini Gallardo sebagai mobil polisi tercepat di dunia yang dipergunakan oleh Polizia Stradale, dinas polisi lalulintas Italia, yang dilengkapi dengan piranti teknologi paling canggih, seperti sistem navigasi satelit berikut telepon mikro, serta detektor registrasi kendaraan dan sistem pemantau pelanggaran yang mampu mengirimkan rekaman gambar secara live ke pusat database kepolisian.

Beberapa unit mobil balap Formula 1 yang ditenagai dengan mesin Lamborghini juga dapat disaksikan oleh setiap pengunjung, seperti Lola-Larousse (1989) dan Minardi M.191/L (1992).

Dari semuanya itu, titik perhatian pengunjung boleh jadi akan selalu teralihkan pada sosok mobil yang 'menempel' di salah satu dindingnya. Inilah Lamborghini Aventador, mobil sport yang diluncurkan pada ajang Geneva Motor Show 2011 dan menggantikan Murciélago sebagai mobil keluaran Lamborghini dengan harga termahal saat ini.

Yang tak boleh terlewatkan saat singgah di The Lamborghini Museum adalah kesempatan untuk mengikuti factory visit, melihat sendiri bagaimana proses produksi mobil prestisius ini, langsung di tengah pabriknya di Sant’Agata Bolognese. Disini misalnya, pengunjung dapat melihat bagaimana Lamborghini Gallardo LP 560-4 dirakit oleh para pekerja terampil, masing-masing dengan keahliannya yang sangat spesifik, dari perakitan body, pemasangan mesin, hingga penataan interoir dan make-up eksteriornya.

Sant’Agata Bolognese berikut bangunan The Lamborghini Museum yang menjadi salah satu magnetnya, bukan hanya menjadi saksi perkembangan tradisi dan teknologi otomotif berkelas dunia, namun juga mencatat dengan baik bagaimana tradisi keanggunan dan kemewahan berkendara menghadirkan eksotika yang begitu memikat hati, melegenda dari masa ke masa.

Teks: Agus Yuniarso; Foto: Lamborghini
Copyright © Mooi Indie - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.