
Venesia Italia merupakan sebuah kota yang dibangun di atas laguna disisi timur pantai Italia. Kota ini sangat unik sebab tampak dari kejauhan seperti dikelilingi oleh air. Berkesempatan mengunjungi Venesia adalah impian setiap orang. Sebab di kota ini banyak terdapat tempat-tempat indah dan sangat misterius, unik dan menakjubkan.
Pukul satu siang waktu Venesia Italia, kami menginjakkan tanah di Italia. Perjalanan selama kurang lebih 8 jam dari Munchen Jerman, kami lalui dengan lancar. Mengunjungi Venesia, kami memilih paket one day tour seharga 48 Euro dengan menggunakan bus. Dari tempat pemberhentian bus, kami naik naik kereta untuk memasuki kota Venesia. Sebenarnya dengan berjalan kaki pun pengunjung dapat menuju kesana. Meski jarak hanya sekitar 3 km. Namun cukup lumayan juga untuk membuat kaki serasa pegal. Setelah masuk ke kota Venesia, pengunjung diwajibkan membayar tiket tambahan sekitar 10 euro.
Venesia terkenal sebagai kota Kanal (Grand Canal) . Hampir semua transportasi di kota ini merupakan transportasi air. Salah satu transportasi air yang paling terkenal adalah Gondola. Gondola di Venesia dipergunakan sebagai transportasi untuk masuk di gang-gang sempit atau celah-celah menuju lokasi satu ke lokasi lainnya. Untuk menikmati Gondola, pengunjung harus merogoh kocek sekitar 40 euro.
Selain gondola, terdapat sarana transportasi air lainnya, yakni bis air dan taksi air. Jika ingin mengitari pulau, pengunjung sebaiknya menggunakan bis air dengan biaya sekitar 15 euro. Bila ingin berhenti di beberapa lokasi yang berbeda, bis air ini nanti akan berhenti pada terminal-terminal tertentu. Kalau ingin berhenti sesuka hati, pilih saja taksi air yakni semacam speed boat yang diberi nama Vaporetto.
Beberapa destinasi wisata dapat dikunjungi di Venesia, diantaranya Piazza San Marco adalah alun-alun di Venesia. Bagian tepi tempat ini awalnya merupakan pintu masuk paling populer kota Venesia, sebelum rel dan mobil dari daratan bisa di akses di kota ini. Piazza adalah tempat yang populer bagi penduduk setempat dan wisatawan, karena disini banyak bertebaran kafe-kafe dengan alunan musik di malam hari khas Venesia. Disini juga terdapat Campanile (menara lonceng) terbuka untuk wisatawan. Di tempat ini pemadangan kota dan laut dapat terlihat dengan jelas.
Tempat terbuka lain yang juga menjadi salah satu destinasi wisata adalah Palazzo Ducale. Selama lebih dari seribu tahun, Venesia diperintah oleh Ducale. Palazzo Ducale adalah sebuah istana sebagai kediaman resmi mereka, dan tempat ini berada di ujung Piazza San Marco dari Basilika. Tempat ini terbuka untuk umum setiap hari. Istana ini memiliki interior hiasan dan arsitektur yang sangat megah, dengan banyak langit-langit yang dilukis oleh master Italia termasuk Titian, Carpaccio dan Tintoretto.
Hal yang paling unik dari Venesia adalah,tidak ada mobil di kota ini. Semua sarana transportasi menggunakan transportasi air. Bahkan untuk mengirimkan pasokan bahan-bahan makanan atau barang-barang lain, tetap menggunakan sarana transportasi air atau jalan kaki. Untuk melihat hiruk pikuk transportasi air di Venesia, Canal Grande adalah salah satu destinasi wisata yang paling terkenal. Sepanjang kanan kiri Canal Grade terdapat bangunan-bangunan seperti istana,gereja-gereja serta gedung-gedung pemerintah dan museum . Cara hemat untuk menikmati Canal Grade adalah dengan menggunakan taksi air. Kalau ingin merogoh kocek lebih dalam sekedar ingin menikmati Gondola, ya silahkan saja.
Selanjutnya adalah Rialto Bridge. Yakni salah satu jembatan tertua dari empat jembatan yang merentang di Grand Canal. Jembatan ini wajib dikunjungi apabila berada di venesia. Jenbatan ini dibangun pada tahun 1181 oleh Nicolo Barratieri. Jembatan ini disebut jembatan ponto. Akibat perkembangan pasar Riolto yang berada di seberangnya, lalu lintas di jembatan inis emakin ramai. Kemudian pada tahun 1255 konstruksi jembatan diganti dari bahan kayu. Tahun 1310, jembatan ini sempat terbakar sebagain. Kemudian di tahun 1444 jembatan ini runtuh dan menimpa beberapa orang yangs edang menonton parade perahu dan rubuh lagi pada tahun 1524. Selanjutnya sejak tahun 1591, jembatan ini diganti menjadi jembatan batu. Hingga sekarang. Pada malam hari, jembatan ini akan terlihat sangat indah dan romantis.
Jika Anda senang mengunjungi museum. Berkunjunglah ke Museum of Modern Art dan Museum Seni Oriental di Venezia yang dibangun pada abad ke-17 terdiri dari dua lantai. The Modern Art Gallery memiliki koleksi menarik dari lukisan dan patung oleh seniman-seniman dari abad 20 dan 19 seperti: Kilmt, Chagall, Kandinsky, Klee, Matisse, Moore, Miro, Morandi, De Chirico, Rodin. Di lantai dua terdapat koleksi besar potongan-potongan seni oriental, yang terbagi menjadi dua bagian yakni China dan Indonesia serta Jepang.
Berkesempatan mengunjungi Venesia, jangan lupa mencicipi makanan khas daerah tersebut. Apalagi kalau bukan Pizza. Pizza itali bebeda dengan pizza amerika. Pizza disini lebih tipis,renyah dan lebih gurih. Selain pizza, ada juga restoran china di kota ini. Untuk oleh-oleh, Venesia terkenal dengan kristalnya yang sangat mewah dan tentu saja harganya sangat mahal. Selain Kristal, oleh-oleh khas lainnya adalah topeng keramik yang lucu-lucu,imut dan cantik. Jaket dan sepatu juga bisa jadi pilihan untuk oleh-oleh. Apalagi Italy sangat terkenal dengan produksi sepatunya yang sangat berkualitas.
Sehari di Venesia, mengingkatkan kami akan tanah air Indonesia. Di Indonesia banyak juga terdapat sungai-sungai yang cantik dengan kehidupan masyarakat di sekitar sungai yang tak kalah menarik untuk diangkat menjadi sebuah destinasi wisata. Tinggal bagaimana cara mengemasnya saja. Dan pastinya tidak akan kalah menarik dibandingkan dengan Venesia.
