Colenak sudah umum diketahui merupakan singkatan yaitu dicocol enak. Nama itu berasal dari pedagang yang pertama kali berjualan colenak, bernama Murdi.
Ia mulai berjualan pada zaman penjajahan Belanda, sekitar tahun 1930-an. Kini colenak dijual di berbagai tempat di Kota Bandung, mulai di emperan sampai hotel berbintang. Hebatnya, Murdi yang menggunakan nama colenak dan dipakai hingga kini, usahanya ternyata masih bertahan. Produknya diberi nama dagang Murdi Putra.
Nama awal penganan itu adalah peuyeum digulaan atau tape ditaburi gula. Konsumen lalu menganjurkan untuk mengganti namanya. Colenak pun kemudian muncul menyusul keinginan dari para konsumen itu.
Lokasi berjualan berupa rumah toko yang disitu terdapat pula bermacam penganan oleh-oleh khas Bandung. Menginginkan colenak di tempatnya yang asli, yaitu di tokonya di daerah Cicadas, Jl. Ahmad Yani 733, Kota Bandung.
Sumber: Kabare Magazine edisi Juli 2013 (Teks: FA Herru; Foto: Albert)
